MH Disayat dan Disiram Air Panas Majikan Malaysia, Menlu Kecam Penganiayaan Pekerja Migran

- 26 November 2020, 12:31 WIB
Pekerja Migran Indonesia
Pekerja Migran Indonesia /Kemenlu

KENDALKU - Kasus penganiayaan berupa penyiksaan pekerja migran Indonesia kembali terulang lagi di Malaysia.

Kali ini dialami oleh MH, seorang pekerja migran Indonesia di sektor domestik pekerja rumah tangga telah mengalami berbagai penyiksaan.

Penyiksaan dialami MH dilakukan oleh majikannya di wilayah Kuala Lumpur, Malaysia, demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri, Kamis 26 November 2020.

MH mengalami penyiksaan antara lain pemukulan dengan benda tumpul, luka sayatan benda tajam, disiram air panas dan tidak diberi makan.

Baca Juga: Mustofa Nahrawardaya Masih Belum Percaya KPK Selama Harun Masiku Belum Ditangkap

Saat ini MH berada di rumah sakit di Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan.

Beruntung, ia berhasil diselamatkan Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) pada 24 November 2020 berdasarkan informasi awal yang diberikan LSM Tenaganita yang berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur.

Saat ini ulah si penganiaya yakni majikan MH telah ditahan oleh kepolisian setempat.

Indonesia mengecam keras berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran di Malaysia, yang kali ini dialami oleh MH.

Baca Juga: Edhy Prabowo Sosok Pendamping Setia Prabowo Subianto Saat Pengasingan di Yordania

“Indonesia mengecam keras berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran Indonesia terutama di sektor domestik oleh majikan di Malaysia,” ujar Kemlu RI.

KBRI Kuala Lumpur akan terus mendampingi MH dan akan menunjuk pengacara retainer untuk memonitor proses penegakan hukum terhadap majikan sesuai hukum yang berlaku.

Sebelum kasus yang dialami MH, pemerintah Indonesia mencatat kasus penyiksaan terhadap almarhumah Adelina Lisau di Penang, Malaysia.

Sejak kasusnya mengemuka pada 2018, hingga kini majikan Adelina belum mendapat ganjaran hukum atas perbuatannya. ***

Editor: Ambar Adi Winarso

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah